Keberadaan Mesin Produksi Sagu Dengan Anggaran Rp.12.300.000.000,M. Masih Misterius



Lintastoday – Kepulaun Riau – Lingga – Menjadi tanda tanya terhadap pembangunan produksi tepung sagu tersebut dalam tanda tanya siapa sebenarnya pemilik CV dan apa nama CV tersebut yang di tunjuk sebagai pemenang, tender pengadaan mesin

“Berdasarkan sirup ikpp, Sumber dana APBD tahun 2024, dengan kode RUP 52077280, Nama paket Mesin dan peralatan sentral IKM Sagu (1.paket) dengan volume pekerjaan 7 unit, uraian pekerjaan, mesin proses Electrical wolk, mesin proses pencairan tepung sagu basah, total pagu Anggaran Rp 12.300.000.000,Meliar.mimggu 29 Desember 2024

Said Hendri, ST. MH., saat di konfirmasi menjelaskan, kepada media ini, terkait kontrak pengadaan mesin tersebut sudah kita putuskan kontrak kerja tersebut, tapi sayang nya said Hendri tidak menjelaskan secara detil CV mana yang menang kontrak dan apa nama CV tersebut, dan atau sistim pembelian melalui ekatalok, tidak di jelaskan oleh said Hendri, ST. MH.,  selaku kadis, Ekonomi, yang sekaligus Plt. kadis Disperindag, kabupaten lingga.



Tidak hanya disini saja, wartawan ini juga mencoba konfirmasi kepada Jafrizal selaku kabid, perindustrian, perdagangan, koprasi, usaha kecil dan menengah kabupaten lingga, saat di mintai keterangan media ini tentang mesin pencairan sagu basah tersebut.

“Kita ikuti sesuai aturan yang ada aja, kalau abg mengikuti arahan PPK /PA, inshaallah sesuai semua lah, ucap Jafrizal, dengan singkat.

Zuhardi, ketua koordinator Melayu raya saat di mintai tanggapan atas mesin sagu tersebut, dia menyampaikan, informasi bangunan tersebut sudah rampung di kerjakan, dan terkait mesin pengolahan tepung sagu tersebut saat ini info yang saya dapat emang belum ada datang dan katanya dari CV penyediaan mesin tersebut sudah putus kontrak sama pemerintah

“dan saya pun juga tadi sudah menghubungi kadis Disperindag, katanya terkait kerja sama CV tersebut sudah putus kontrak, cuma saya ngak tau juga CV apa yang menang tender tersebut pada waktu itu. Kita kan terus kawal pekerjaan pabrik tepung sagu tersebut. Yang saya heran kan, kenal dulu gencar – gencarnya di beritakan media online untuk menerima tenaga kerja di pabrik tepung sagu, sementara pembangunan pabrik aja belum siap. Lucu amat ya pemerintah lingga ini. Jadi kita terus kawal pekerjaan ini, karena ini uang rakyat. ucap zuhardi (Red)

Editor: E. Fik


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *