OKU Timur, Sumsel, Lintastoday.com–AKBP. Gendi Marzanto,S.H.,M.H selaku Ketua Badan Narkotika Nasional (BNNK) OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan yang didampingi Citra,S.Psi Kasi P2M BNNK OKU Timur, Okto Priyadi.S.KM Kasi Rehabilitasi bersama kasi yang lain, sambut langsung audensi pengurus Badan Anti Narkoba (BAN) Aliansi Indonesia OKU Timur yang di ketuai oleh Ustadz Muhammad Kanda Budi Setiawan,S.Pd.I.,S.H yang akrab dipanggil sehari – sehari Kanda Budi Aliansi (KBA), dengan ramah Ketua BNNK OKU Timur mempersilahkan Tim BAN Aliansi Indonesia OKU Timur masuk dan duduk di ruangan Aula BNNK OKU Timur yang sudah disiapkan (24/3/20).


Perlu juga diketahui oleh masyarakat OKU Timur bahwa Klinik rehabilitasi BNNK OKU Timur Alhamdulilah sudah bisa difungsikan, dokter dan perawat semua sudah ada, hanya peralatannya yang belum maksimal.

Dalam perbincangan yang sangat Akbrab AKBP. Gendi Marzanto Ketua BNNK OKU Timur dihadapan Kanda Budi Aliansi (Ketua Aliansi Indonesia OKU Timur) didampingi H. M. Nur Hasyim Bidang Badan Anti Narkoba Aliansi Indonesia OKU Timur, Ustadz Imam Ahmadi Bidang Bintal dan Rohani, Adi Harianto Koordinator Aliansi Indonesia Martapura, Fahroruzi, Irawansyah (Tim Media Tipidkor Kriminal Investigasi), Antion, Kandar, Afrizal Jaya (Tim Media Delik Hukum), Rayes, Syahrial Bidang Humas Aliansi Indonesia OKU Timur, dan Ahmad Wahyudi Tim Investigasi, mengatakan mari kita ulas kembali tentang UU Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan ataupun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan.
Narkotika juga menimbulkan efek menenangkan. Oleh karena itu, banyak kalangan masyarakat yang menggunakannya. Bahkan tidak sedikit para penegak hukum di negeri ini yang positif menggunakan Narkoba.
Meski sudah banyak masyarakat yang mengetahui dampak negatif dari Narkoba, namun hal ini tetap saja tidak dapat mengurangi jumlah pemakainya, sedari itulah bersama kita Lawan, Stop !! dan Cegah peredaran Narkoba khususnya diwilayah Sebiduk Sehaluan yang kita cintai ini.
Tentunya untuk meningkatkan peran aktif dan kepedulian terhadap permasalahan Narkoba yang kian marak di Kabupaten OKU Timur, Badan Narkotika Nasional (BNNK) OKU Timur sudah melakukan rapat koordinasi pemberdayaan masyarakat Anti Narkoba, yang bertujuan untuk membangun komunikasi, jejaring kerja dan kepedulian instansi pemerintah dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)” Ujar Gendi menjelaskan.
Sementara itu Kanda Budi Aliansi mengatakan tidak mungkin membersihkan lantai yang kotor dengan sapu yang kotor, hal ini harus benar – benar diterapkan terlebih dahulu didalam tubuh anggota Aliansi Indonesia OKU Timur dan Anggota Wartawan Delik Hukum wajib untuk tes urine terlebih dahulu, sebelum koar – koar menyuruh masyarakat untuk tes urine dan penyuluhan Narkoba sampai tingkat Desa.
Aliansi Indonesia harus berperan aktif dalam Stop !! dan Cegah Narkoba, karena sudah tidak bisa dipungkiri lagi peredaran Narkoba di OKU Timur sudah sangat luar biasa, bahkan Kapolres OKU Timur mengintruksikan kepada jajaranya untuk tembak mati Bandar Narkoba.
Ratusan Anggota Aliansi Indonesia yang tersebar di 20 Kecamatan di OKU Timur menyatakan sikap siap untuk mejalin kerjasama dengan BNNK OKU Timur dalam kegiatan penyuluhan bahaya Narkoba dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, bahkan sampai tingkat Desa.
Kanda Budi Aliansi mengucapkan terimakasih atas sambutan silaturahmi, komunikasi, koordinasi dari BNNK OKU Timur, yang sudah menyambut baik lagi ramah, kami akan terus tingkatkan intensitasnya demi menyalamatkan Generasi Penerus Bangsa dari bahaya Narkoba tutupnya.(IRAWAN/KBA)
