Lamsel (LINTASTODAY) – Anda suka makan sate kambing? Atau mungkin Anda penggemar sop kaki kambing yang nikmat disantap selagi hangat?
Jika Anda penggemar makanan yang berbahan utama dari kambing dan Anda sekaligus pernah bercita-cita menjadi wirausahawan, mungkin beternak kambing bisa jadi salah satu pilihan terbaik saat ini.

Namanya Heri Tamtomo, Kepala Desa (Kades) Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, meski menjadi seorang politik, ia justru menolak maju ke panggung politik dan memilih membangun desanya.
Pria yang akrab disapa “Heri” ini menjabat sebagai kades namun dalam kurun waktu singkat, ia telah menelurkan banyak inovasi, di antaranya memulai kerjasama dengan Peternakan Kambing di desanya untuk membuat wisata dan mengembangkan peternakan kambing dari para peternak.

Saat berbincang dengan media Lintastoday.com, inti pemikirannya kala itu hanyalah memperbaiki potensi luar biasa dari peternak Kambing hingga menciptakan destinasi wisata yang ada di desanya, yaitu Kampung Kambing.
Wisata Kampung Kambing adalah salah satu pilihan investasi zaman now yang dapat menjadi pilihan Anda. Dengan pengelolaan yang profesional dan amanah, insya Allah usaha ini dapat memberikan keuntungan yang menjanjikan. Lebih penting lagi karena usaha ini bebas riba sehingga dapat menjadi ladang pahala dan berkah.
Heri menceritakan asal terciptanya kampung kambing berawal dari obrolan biasa dengan warga, bagaimana desa kita ini mempunyai icon akan dikenal seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Selain mempunyai icon kita juga harus mengangkat UMKM, supaya masyarakat kita khususnya di desa Sukanegara mempunyai penghasilan dan mendongkrak perekonomian kita.
Dari hasil survei ternyata sebagian masyarakat desa Sukanegara 80 persen adalah peternak kambing, kemudian Heri selaku kepala desa mengundang para peternak kambing ke balai desa.
Disitu timbul gagasan yang kreatif dan bagus, dimana seluruh peternak kambing yang ada di desa, dikumpulkan dengan 1 wadah.
Bahkan desa akan dijadikan destinasi wisata yaitu “KAMPUNG KAMBING” menjadi desa mandiri, semua perangkat desa dan masyarakat akan dilibatkan dalam hal ini, ujar heri.
Perlahan tapi pasti, terobosan-terobosan kegiatan yang digagas Heri telah membuka lapangan pekerjaan baru untuk warga. Bahkan ia menginspirasi para pemuda untuk menjadi pengusaha.
Tak heran, sekarang Pantai adalah menjadi ikon destinasi wisata pantai di provinsi Lampung. Justru ini terobosan yang berbeda dari yang lain, kita menciptakan wisata kampung kambing.
Alhamdulilah untuk wadah kampung kambing, desa Sukanegara sudah siap 6 hektar, kita melibatkan juga pihak ketiga PT. Coca Cola.
Atas dukungan PT. Coca Cola sangat antusias kepada desa Sukanegara yang mempnyai konsep yang cukup bagus dan untuk mendongkrak perekonomian masyarakatnya.
Beternak kambing adalah salah satu dari pilihan bisnis, selain sapi atau domba. Seperti layaknya sapi, kambing adalah jenis hewan yang hampir selalu dibutuhkan masyarakat. Bukan hanya oleh para pengusaha kuliner kambing, tapi juga dibutuhkan saat aqiqah, berbagai hajatan, terutama pada saat Idul Adha.
Kambing dan sapi sebenarnya memiliki keunggulannya masing-masing. Namun beberapa orang memilih kambing karena memulai usaha ini dapat dilakukan dengan modal yang lebih kecil. Harga seekor sapi tentu saja lebih mahal daripada harga seekor kambing.
Dari sisi perawatan, beternak kambing digadang-gadang lebih mudah dibanding beternak sapi. Kambing dapat dipelihara meskipun lahan yang tersedia tidak terlalu sempit. Kambing juga lebih mudah beradaptasi dibandingkan dengan sapi.
Karena mudah beradaptasi ini, beternak kambing menjadi lebih menguntungkan karena kemungkinan gagal atau ternak yang mati lebih kecil. Kemampuan adaptasi ini juga membuat peternak bisa lebih cepat memanen karena dalam setahun, kambing bisa beternak sebanyak dua kali.
Kambing juga memiliki kemudahan dalam sisi pemberian pakan. Selain disiapkan oleh peternak, kambing juga dapat makan dedaunan dan rumput liar. Kambing juga cenderung menolak biij-bijian, seperti sapi, sehingga dagingnya jadi lebih mudah terurai dalam tubuh jika dikonsumsi.
Selain itu kambing tidak hanya dimanfaatkan dagingnya saja, tapi juga susu, bulu dan kulitnya juga bernilai ekonomis. Susu kambing memiliki nilai gizi yang lebih unggul dibanding dengan susu sapi. Bulu dan kulitnya dapat dimanfaatkan untuk keperluan tekstil dan kerajinan kulit.
Memulai Bisnis Kambing
Memulai bisnis ternak kambing tidak sesulit bisnis yang lain. Terutama karena modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar.
Namun jika Anda tertarik namun tidak punya cukup banyak waktu dan juga pengalaman, maka menginvestasikan dana dalam sebuah peternakan kambing adalah salah satu keputusan yang tepat.
Dengan pengetahuan akan peternakan kambing beserta serangkaian manfaatnya di atas, tentu saja akan lebih meyakinkan Anda untuk mulai berbisnis kambing, bukan? Anda jadi tidak perlu benar-benar menyiapkan semua kebutuhannya dari awal.
Cukup invistasikan dana Anda, pantau secara langsung dan rutin proses peternakannya, maka Anda akan ikut turut merasakan betapa menguntungkannya pilihan bisnis ini.
“Yang ini memang belum dirasakan hasilnya tapi saya tanamkan semangat dari desa untuk negeri bagi generasi muda di sini. Walaupun kami pemuda dari desa, tapi kami ingin tunjukkan bisa berbuat banyak untuk kemajuan dan kesejahteraan Indonesia,” tekadnya.(Red)
