Isti Banon : Tetap Semangat dan Optimis Demi Masyarakat Talang Jawa, Alhamdulilah Terealisasi Semua

Talang Jawa (LINTASTODAY) Pembangunan desa merupakan upaya peningkatan kualitas hidup dan kehidupan untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat desa. Diperlukan perencanaan yang baik dan matang sebagai langkah awal mencapai tujuan pembangunan.

Perencanaan pembangunan desa merupakan proses tahapan kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah desa dengan melibatkan BPD dan unsur masyarakat secara partisipatif guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya desa dalam rangka mencapai tujuan pembangunan desa.

Dengan didasari pengkajian keadaan desa, pemerintah desa Talang Jawa, Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan memulai proses penggalian gagasan dan pengumpulan data secara komprehensif mengenai keadaan obyektif masyarakat, masalah, potensi, dan berbagai informasi terkait yang menggambarkan secara jelas dan lengkap kondisi serta dinamika masyarakat. Sebagai langkah awal pemdes Talang Jawa melaksanakan musyawarah dusun (Musdus) bertempat di balai desa Talang Jawa, pada September 2019.

Hal ini diperlukan sebagai upaya menggali gagasan dari masyarakat tingkat bawah dan bukan hanya sebatas usulan pembangunan fisik melainkan lebih mengenali dan mengembangkan potensi diri desa Talang Jawa baik sumber daya alam maupun sumber daya manusianya, sebagaimana yang disampaikan kepala desa Talang Jawa, Isti Banon.

Hasil musyawarah ini nantinya akan menjadi acuan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) selama 6 tahun kedepan sesuai visi misi kepala desa dan akan dijabarkan melalui Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) setiap tahunnya.

Dengan pembangunan partisipatif yang melibatkan BPD beserta unsur masyarakat ini, kepala desa berharap pengelolaan pembangunan akan senantiasa mengedepankan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan kegotong royongan guna mewujudkan pengarusutamaan perdamaian dan keadilan sosial.

Namun tidak menyurutkan antusiasme dan langkah mereka untuk berperan serta dalam proses pembangunan di desanya. Terhitung seratus undangan lebih hadir memenuhi balai desa Talang Jawa pada pelaksanaan musyawarah tersebut.

Hadir dalam acara tersebut kepala desa beserta jajaran perangkat desa, tim dari kecamatan Merbau Mataram, Koramil, Polsek Merbau Mataram, BPD, Tim Penggerak PKK, karang taruna dan tokoh masyarakat.

Pemerintah Desa rencana diawal tahun 2020 pembangunan rabat beton yang ada di Marga Jaya, Talang Jawa baru perencanaan RAPBdes-nya dan ditentukan di APBDes juga gagal kembali perencaannya dan perubuhan lagi dikarnakan datangnya pandemi Covid-19, ujar Isti.

Adanya wabah penyakit yang melanda Republik Indonesia (RI) semua perencanaan desa gagal untuk pembangunan, pemerintahan desa Talang Jawa langsung adakan Musdessus (Musyawarah Desa Khusus) biar masyawakat mengetahuinya, karena adanya covid-19.

Dana desa Tahun 2020 tahap I pemerintah desa Talang Jawa hanya bisa melaksanakan pembangun Pasar, Pembangunan WC Umum 4 Pintu dan Rabat Beton 139 M x 2.5 M dengan ketebalan 12 Cm, ujar Juni ketua TPK

Himbau pemerintah Pusat dan daerah, desa Talang Jawa melalui dana desa telah menyalurkan BLT-DD untuk membantu kepada masyarakat yang terdampak covid-19 dan ada juga bantuan pemerintah melalui Kemensos.

Pemeritahan Desa Talang Jawa pemberian BLT-DD tahap pertama 65 KK (Kepala Keluarga) / KPM (Kelompok Penerima Manfaat, Rp.1.800.000 dan tahap kedua 65 x Rp 900.000 dan tahap ketiga 65 x Rp.300.000. (hanya dibagikan 1 bulan).

Atas laporan aparatur desa dan semua jajaran yang terlibat untuk penanggulangan adanya Pandemi Covid-19 yang mana dampaknya sangat besar bagi masyarakatnya, sudah terealisasi dengan baik dan langsung diterima masyarakat.

Pemerintahan desa Talang Jawa untuk pencegahan Covid-19, menganggaran dana desa untuk keperluan pembelanjaan APD, Masker 4000 buah penyemprotan DISINFEKTAN 9x, seperti, Pasar, Sekolahan, fasilitas umum, rumah penduduk, kita semprot semua dan kamar bilik, pembuatan portal, penghargan untuk petugas penjagaan covid-19 dan fasilitas cuci tangan untuk kepentingan umum contohnya, pasar, masjid kalau untuk rumah dihibau membuat sendiri, ujar Isti Banon.

Alhamdulilah pembangunan pekerjaan desa tahap I dan keperluan pencegahan covid-19 dan pembagian BLT DD terlaksana semua atau terealisasi dan sudah sesuai aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dan tidak ada kendala karena kita mempunyai perangkat desa yang solid dan kompak, ujar Isti Banon.

Selain BLT-DD masyarakat menerima bantuan seperti, PKH, BPNT, BST dan lainnya, agar meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat dan terhindar dari kemiskinan.

Harapan Isti Banon (Kades) untuk masyarakat tetap semangat dan optimis menjaga kesehatan, pakai masker, jaga jarak dan patuhi protokol kesehatan karena adanya covid-19 masih menghantui kita, insya allah wabah ini akan hilang dari muka bumi kita yang terpenting himbauan pemerintah pusat dan daerah kita laksanakan.

Lanjut Isti Banon (Kades) mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak Presiden RI, Jokowi, Gubernur Provinsi Lampung dan bupati Lampung Selatan yang membantu pembangunan desa Talang Jawa menjadi desa maju dengan adanya dana desa.

Jajaran dan staf pemerintah Desa Talang Jawa meminta kepada Presiden RI, Gubernur dan bupati Lampung Selatan agar lebih memperhatikan kami-kami ini sebagai pemerintahan yang dibawah, besar harapan kami semua untuk tunjangan pendapatan semua perangkat desa jangan dikurangi kalau bisa ditambah, karena kami bekerja untuk mengabdi kepada Negara dan pelayan masyarakat.

Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh aparatur Desa Talang Jawa Babinsa, Babinkamtibmas serta tokoh agama, tokoh ulama, karang taruna, Ketua TP KK, atas kerja keras dan kesolitan, kekompakan dan masuh tetap semangat membantu roda pemerintahan Desa kita ini.

Reporter : Wak Amir
Penanggungjawab: Pemimpin Redaksi, Asep Supriatna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *