Pemilik Usaha Warung Kopi di Lingga Kecewa Atas Kebijakan Pemerintah Daerah.

LintasToday – Lingga. Kebijakan pembatasan menutup usaha sampi jam 22.00 WIB bagi pelaku usaha yang beroprasi di malam hari berdasarkan instruksi bupati nomor 02 Tahun 2021, menurut pemilik usaha yg bergerak di malam hari yang akrab di sapa WakBen menyampaikan, kebijakan yang di keluarkan oleh bupati lingga sangat memberatkan kami pelaku usaha yang beroprasi di malam hari.
Ia pun mengaku kecewa dengan kebijakan tersebut.

“Saya kecewa karena aturan yang dibuat ini agak membebankan kami yg beroprasi mulai jam 19:45 WIB. dan ketidakpastian sampai kapan ini akan berakhir. kata WakBen kepada awak media (22/5/2021).

Selanjutnya selaku usaha kecil Kabupaten Lingga ini mengaku Keberatan dengan kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintahan daerah karena kami membuka usaha bukan tidak memakai modal kami butuh bayar gaji karyawan butuh membayar sewa bangunan.

Saya selaku pengusaha sebenarnya mensupport kebijakan yg di terapkan pemerintah untuk meminimalisir virus covid19 ini, tapi tolong juga menjadi perhatian. cuma lebih kurang 2 jam lebih kami beroprasi mengais rezeki apa bisa kami mendapatkan rupiah dengan waktu sesingkat itu .ucap Hendri pria yang akrab disapa Wakben

kemudian ia menambahkan lagi,
“yg menjadi pertanyaan saye orang yg memiliki pengetahuan sempit terhadap Covid19;
1. kenapa di siang hari kedai kopi atau warung yg melakukan usaha nya tidak dibubarkan karena alasan kumpul2? atau tidak di lakukan razia?
2. apakah virus covid ini menyebarnya hanya di malam hari sehingga kami yg membuka di malam hari merasa di tekan dengan kebijakan seperti ini?”

“kami sudah menerapkan prokes dengan menyediakan masker dan pembatasan duduk 50% dari yg sebelumnya..
harusnya kebijakan tidak jam 22.00 WIB itu di tiadakan atau di kasi waktu sampai jam 00:00..
kami buka malam ini pendapatannya bukan maksimal ditambah lagi dengan penerapan seperti ini.

Jadi tolong menjadi perhatian pemerintah setempat bagi kami selaku pemilik usaha kecil agar kebijakan tersebut tidak menutupi pintu Rezki bagi kami. Tutup

Penulis : Fik
Editor: Encek Taufik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *