Memasuki Proses Penyelidikan Atas Pengancaman Jurnalist Oleh Oknum Kades Merdi

Pesawaran (LINTASTODAY)– Diberitakan sebelumnya kepala Desa Bagelen Kabupaten Pesawaran Melakukan intimidasi dan pengancaman terhadap beberapa awak media, yang hendak konfirmasi perihal pungutan liar terhadap warganya yang bertugas mengngontrol air Sawah atau ili ili berbuntut panjang.

Pasalnya atas Perbuatan yang dilakukan oknum kades sudah melampaui sifat yang tak wajar bagi seorang pemimpin di Desa nya, buntut prilaku yang di lakuakan oknum kades yang sudah mengintimidasi dan mengngancam serata arogan terhadap jurnalist yang hendak komfirmasi, kini berlanjut ke ranah hukum dengan melaporkan kades ke mapolres Pesawaran.

Kuasa hukum dan penasehat hukum Forum Pres Independent Indonesia (FPII)), (DR) Nurul Hidayah SH MH. Yang sekaligus pengacara beberapa awak media yang menerima intimidasi dan ancaman dari Oknum kades Bagelen mardi angkat bicara bahwa kasus ini sudah laporkan dengan Nomor laporan(LP/B/360/SPKT/POLRES PESAWARAAN/POLDA LAMPUNG.) Sampai pada proses penyelidikan dalam minggu-minggu ini pemanggilan para saksi, saya sebagai pengacara dan pendamping hukum meminta kasus ini segera di selesaikan dan berharap pihak kepolisian Resort Pesawaran segera menetapkan kades Bagelen Merdi Pramanto.S.kom menjadi tersangka.

Sementara Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP. Eko Rendi Oktama yang di hubungi melalui telpon mengungkapkan bahwa “kasus intimidasi dan pengancaman awak media yang di lakukan oknum kades Bagelen memasuki proses penyelidikan dan dalam waktu dekat ini akan kami panggil para saksi untuk di minta keterangannya, untuk itu kedua belah pihak mohon kesabarannya biarkan kami pihak kepolisian bekerja” ucap nya.

Sufiawan selaku ketua korwil Forum Pres Independent Indonesia (FPII) Pesawaran. “Meminta pihak kepolisian Polres Pesawaran untuk segera memanggil kades arogan tersebut agar tidak semena-mena terhadap insan pers yang ada di Kabupaten andan jejama ini, saya selaku ketua FPII korwil pesawaran menyayangkan atas tindakan kades Bagelen yang arogan dan sok jagoan itu.ucapya dengan nada kecewa.

Sementara itu Feri Darmawan sebagai ketua Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pesawaran (FKWKP) , “meminta kasus ini harus di tuntaskan dan tidak ada lagi Kades arogan di Kabupaten pesawaran ini, seharusnya kades yang ada di pesawaran ini bersinergi dengan media untuk kemajuan Desanya bukan malah menjadi koboi dan sok hebat”. Ujarya

Fabian Jaya selaku pembina LSM LIRA kabupaten Pesawaran mengecam keras atas tindakan kades Bagelan tersebut, dan meminta pihak kepolisian segera menuntaskan kasus ini. Biar menjadi contoh kades yang lainnya untuk tidak berbuat seperti ini lagi.

Herizon selaku pelapor yang mengalami intimidasi dan pengancaman, oleh kades Bagelen berharap kasus nya segera terang benderang, karna saya sebagai warga Negara Indonesia yang baik menyerahkan sepenuhnya nya kepihak yang berwajib karena Azas Negara kita adalah negara hukum biarkan pihak kepolisian bekerja dan kita lihat hasilnya nanti. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *