Banjir di Jalan Trans Tolitoli, Ini Penegasan Anggota DPRD Sulteng Moh.Faizal Lahadja

TOLITOLI – LINTASTODAY.COM – Hujan yang mengguyur Kabupaten Tolitolli Sulawesi Tengah dalam beberapa pekan terakhir, mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Kabupaten itu, terendam air.

Yang paling parah terjadi di jalur jalan  trans menuju kota tolitoli, tepatnya  didusun Bambuan Desa Ogomatanang Kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli.

Pemantauan awak media, sejak rabu pagi (1/9/2021) sepanjang kawasan jalan itu hampir 100 meter telah berubah menjadi daerah aliran sungai baru, tidak sedikit kendaraaan yang putar balik, sementara kendaraan roda dua terpaksa diseberangkan dengan bantuan sejumlah warga setempat.

Mencermati hal itu, Anggota DPRD Sulawesi Tengah Moh.Faizal Lahadja kepada media ini rabu malam (1/9/2021) menegaskan pihaknya merasa sangat prihatin atas musibah banjir yang setiap tahun terjadi di daerah itu.
“Tahun lalu, saya sendiri yang menyampaikan laporan ke Wakil Gubiernur terkait banjir didusun bambuan itu, dan waktu itu pak Wagub bersama Balai Provinsi sempat turun ke lokasi dan ada langkah-langkah penanganan yang bersifat sementara telah dilakukan saat itu,” ujar Faisal Lahadja yang juga Ketua Golkar Kabupaten Tolitoli.

Sebagai Wakil Rakyat yang mewakili kepentingan masyarakat Kabupaten Tolitoli, Faizal Lahadja menegaskan komitmennnya terhadap tangggungjawab politik tersebut.
“Kita punya komitmen kuat untuk meyekesaikan petmasalahan banjir di ruas jalan trans tersebut, karenanya dengan keterbatasan  kewenangan yang kita miliki, permasaalahan tersebut sudah kita komunikasikan ke kementerian PUPR untuk mendapatkan tindaklanjut penanaganan secara paripurna,” urai Faizal Lahadja.

Dikatakan, untuk menuntaskan permasalahan tersebut, memang dibutuhkan dana yang cukup besar, sekitar Rp.100 Milyar,”Kita terus berikhtiar untuk daetah dan masyarakat, semog a secepatnya ada solusi,” ucapnya.

Mengakhiri perbincangan, Faisal Lahadja juga menyoroti soal ketersediaan alokasi anggaran bencana dan pemanfaataannya, khususnyq yang bersumber dari APBD Kabuoaten Tolitoli,” Daerah kita harus responsif bencana, jangan gagap bencana,” (tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *