Angka Pengangguran Turun, Investasi di Sulteng Serap 40 Ribu Tenaga Kerja

LINTASTODAY.COM – PALU- Salah satu capaian, yang juga berhasil diraih oleh Gubernur Sulteng H Rusdi Mastura dan Wakil Gubernur Sulteng Makmun Amir selama hampir dua tahun meminpin Provinsi Sulawesi Tengah ini yakni mampu menekan tingkat Pengangguran Sebesar 0,75 persen.

Penegasan ini disampaikan Ketua Relawan Sangganipa Provinsi Sulawesi Tengah Irfan Denny Pontoh, S.Sos kepada awak media ini di Palu , jumat siang (11/3/2023).

Irfan mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan inventarisasi data, telaah dan kajian terhadap capaian-capaian keberhasilan Gubernur H.Rusdy Mastura dalam hampir 2 tahun memimpin Sulawesi Tengah.

Dikatakan, data dari Badan Pusat Statistik Tahun 2023 untuk Provinsi Sulawesi Tengah terhitung sejak tahun 2021 angka pengangguran tercatat sebesar 3,75 persen dan pada tahun 2022 mengalami penurunan sebesar 0,75 persen, sehingga berada di angka 3,00 persen

“Selain di Sulteng Penurunan Tingkat pengangguran Terbuka, juga terjadi di Seluruh Provinsi yang ada di Sulawesi” ungkap Irfan.

Dia menegaskan dari seluruh Provinsi yang ada wilayah wilayah pulau sulawesi, tercatat Provinsi Sulawesi Tengah.menduduki peringkat ketiga terbesar prosentase penurunsn angka pengangguran terbuka, diantaranya Sulawesi Selatan ( 1,21%) Sulawesi Barat (0,79%), Sulawesi Tengah (0,75), Sulawesi Tenggara (0,56%), Sulawesi Utara (0,45%) , dan Gorontalo (0,43%).

Menurut.Irfan, menurunnya pengangguran terbuka di Sulteng, adalah buah dari komitmen Gubernur melalui intervensi kebijakan lintas OPD yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk program dan kegiatan yang dijalankan Pemkot/Pemkab.

“Diprediksi, angka pengangguran terbuka di Sulteng akan terus menurun, dengan makin terbukanya ruang investasi yang menyerap tenaga kerja yang cukup besar,” tukas Irfan seraya.mencontohkan, selama tahun 2020 sd 2022, investasi di Morowali dan Morowali Utara, itu menyerap tenaga kerja yang sebelumnya hanya 12 ribu, kini sudah mencapai sekitar 40 ribu tenaga kerja.##

Hamid

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *