
LintasToday – Lingga. Selamat dan sukses atas pelepasan/ kelulusan anak – anak PAUD Harapan Bunda pada tahun ajaran 2022-2023 Desa berindat kecamatan Singkep pesisir kabupaten lingga.
Adapun dalam kegiatan perpisahan tersebut yang di selenggarakan di sanggar seni budaya Desa berindat.
Dengan tema melestarikan budaya adat, se-Indonesia, ucap Elsih selaku pengurus PAU Harapan Bunda Desa berindat
Lanjut, seperti yang kita lihat dalam kegiatan tersebut anak – anak kita yang sedang asik memainkan musik seperti salah satu adat suku Jawa dengan memainkan alat musik berupa Angkelong, dan juga adat – adat yang lain.
“Dan untuk tahun ini kita melepaskan anak didik sebanyak 4 orang anak didik dari 17 orang anak didik, untuk tahun ini lebih dikit dari tahun sebelumnya.TutupElsih

Dalam kegiatan tersebut, Saman selaku Camat Singkep pesisir saat di wancarai media ini, menyampaikan dalam kegiatan perpisahan/pelepasan anak – anak PAUD Harapan Ibu tersebut sangat Apresiasi atas kegiatan tersebut yang di lakukan pengurus PAUD dan Guru – Guru tersebut
“Sesuai dengan tema yang di berikan oleh pengurus PAUD Harapan Ibu dengan tema melestarikan budaya se-Indonesia seperti yang di tampilkan dalam kegiatan FASHION SHOW tersebut.Tgl.10/06/23
Lanjut, Dalam kegiatan seperti ini untuk itu kedepannya saya meminta kepada kepala Desa berindat agar sering berkomunikasi ke kantor camat dalam perkembangan pendidikan anak – anak dini PAUD agar kita tau atas kekurangan dan kelebihan dalam hal tersebut. Dan untuk kegiatan seperti ini tadi untuk kedepannya akan tetap berlanjut hanya ini pesan saya. Ucap camat

Dari pantauan awak media ini, hadir dalam kegiatan kegiatan tersebut, Camat Singkep pesisir, Kepala Desa berindat besama perangkatnya, Ketua BPD beserta Anggotanya, Kepala Dusun 01 beserta RT/RW, Kepala Dusun 02 beserta RT/RW.
Dan yang lebih mengesankan lagi dalam kegiatan pelepasan anak – anak PAUD Harapan Ibu tersebut, dari pantauan awak media ini juga hadir beberapa perwakilan dari BANK Suwasta yaitu BANK DANAMAS yang memberikan berupa cinderamata kepada guru – guru tersebut.
Editor: E. Taufik


