
Lintastoday – Kepulauan riau – Lingga – Menanggapi salah satu berita media online yang mengarahkan ke calon bupati lingga pasangan Awe – Ishak
Mutazar selaku ketua umum kordinator tim sukses Awe – Ishak menjawab atas pemberitaan tersebut, pasangan Awe – Ishak menjabar terkait 100 hari kerja jika dia nantik terpilih menjadi bupati lingga.
Perlu kawan kawan media ketahui juga dalam ke pemimpinan masa jabatan Nizar sekarang ini begitu banyak program di masa Awe dulu tidak di lanjutkan Nizar sementara program tersebut banyak bertujuan untuk pendapatan daerah dan juga sumber lapangan kerja buat masyarakat lingga.
Kita bukan anak baru gede Lo ,,,, dalam pemberitaan di media online tersebut saya baca tadi terkait 100 hari kerja itu, nara sumbernya itu kita juga tau itu orang dalam pemerintahan Nizar sekarang ini, kenapa dia ngak lansung tampil nama aslinya lansung di media tersebut kelihatan kali dia takut menampakkan jati dirinya kalau emang dia merasa benar, ucap mutazar dengan senyum
Lanjutnya, yuk kita kupas satu persatu di bawahÂ
1. Debat gagasan
Adu gagasan, membahas Proyek2 yang mangkrak.
2. Apa keberhasilan priode Nizar ini?
3. Program2 Ekonomi dan pemberdayaan yg sudah di buat pak Awe aja tak bisa diteruskan
4. Waktu pak Awe meningalkan nizar waktu beliau maju sebagai calon bupati bintan 2020, beliau tak ada ninggalkan hutang. Tapi dapat dipastikan setelah priode Nizar ini meningalkan dosa warisan hutang karena defisit Anggaran.
Anggaran banyak digunakan untuk belanja Polotik
5. Kalau dari pihak mahasiswa sudah tak peka lagi, dari pihak LSM sudah tak peka lagi, mereka tak mau debat, biar kami aja yang jadi panitia debat terbuka. Nizar siap hadir tak?
“Susun lah OPD, tenaga ahli bupati/staf khusus bupati, pak Awe tantang mrk debat.
6. Coba lihat APBD mereka ada tak tembus 1 T?
Zaman pak Awe dulu tembus 1 T
7. Listrik Daik kita tuntaskan dalam program 100 hari kerja AweBISA.
8. Lingga perlu pemimpin yg Visiioner
Berpihak kepada masyarakat
9. Kita wilayah kemaritiman, tapi apa yang dibuat pemerintah untuk kelautan.
10. Soal tudingan haus jabatan.
Mutazar menyampaikan, beliau melepas jabatan, sebagai bukti bahwa pak Awe tidak haus jabatan.
Soal postingan Agus Ramdah, soal lah mundur maju lagi. Jawabnya
Bagaimanapun belajar dengan sejarah, pemimpin hadir datang dan pergi, itu sudah biasa.
Contoh pemimpin tanah melayu negeri jiran malaysia, mahathir muhammad malaysia, die estapetkan kepemimpinan malaysia, dia lepaskan kepada ahmad badawi, dia mundur.
Setelah sekian tahun penerusnya tak beres, dia anggap pak lah lemah, tun razak korupsi, mahathir di usia 90 lebih tahun ambik balek.
Belajarlah dari pemimpin melayu. Jadi kalau Agus ramdah cakap kemaren mundur sekarang ambil lagi, itu lah alasannya
Bangse melayu ini bangse hebat, bangse pejuang.
Kau jangan jadi katak dalam tempurung lah.ucap mutazar
Editor: E. Taufik



