
Lintastoday – Kepulauan riau – Lingga – H
Alias Wello tegaskan terkait permintaan warga Terigeh dusun 02 Desa sekanah kecamatan lingga Utara.
Paslon No Urut-02, H. Alias Wello yang berpasangan Ir. H. Muhammad Ishak sebagai calon bupati lingga Priode 2024-2029, saat melakukan kampanye di wilayah Terigeh dusun dua bertepatan di lapangan Voly Desa Sekanah
Dalam penyampaian Visi – Misi di beberapa program pasangan Awe – Bisa, di sambut hangat oleh ratusan warga dengan gemuruhnya tepuk tangan yang di sertai dengan teriakan pilih No. 02 sambil mengangkat dua jari. Jumaat 18/10/2024
Selanjutnya, pria yang akrap di sapa Awe ini, juga menyampaikan, terkait isu yang ada pada saat kampanye paslon No urut-01 Mizar – Novrizal di wilayah sasah semalam, yang di bawa salah satu politisi dari partai Demokrat Siu Hiok anggota DPRD
“Seperti yang di tayangkan oleh satu media online menyampaikan Anggaran APBD lingga meningkat naik di zaman kepemerintahan Nizar tembus sebesar 1 Triliun, di zaman kepemerintahan sebelumnya cuma 900 meliar, itu ucapan orang bodoh yang hanya membohongi masyarakat. Cetus Awe
Masih Awe, sedikit saya sampaikan, pada tahun 2019 saat melakukan Paripurna yang pimpin lansung oleh pada saat itu ketua DPRD Lingga Drs Riono yang dari partai Nasdem partai yang menjadi pengusung mereka juga dengan didampingi Wakil Ketua II Mudazir Zahid dari partai Demokrat yang partai pendukung Nizar-Novrizal
“Angka RAPBD perubahan tersebut sebesar Rp. 1.053.939 triliun lebih, di purna tersebut juga ada politisi Anggota DPRD Agus Norman dari partai Golkar, paham ngak Siu Hiok itu atau apa.mereka ngak ada Visi – Misi lagi yang mau mereka jual ke masyarakat sehingga menjelekan ke pemerintahan pada saat dulu dengan Tampa dasar. Ucapnya
Trus terkait jalan yang kalian usulkan tadi itu ngak perlu tunggu 100 Hari kerja bila saya terpilih menjadi bupati lingga ucap nanti, aku apa bila sudah mengucapkan sesuatu tentu akan aku tuntaskan walaupun itu pakai uang saku saya pribadi. Tutup Awe
Editor: E. Taufik
Tidak Menjadi Alasan Bagi Awe – Bisa 100 Hari Kerja Untuk Menuntaskan Jalan ke Terigeh



