
LintasToday – Lingga. Menindak lanjuti atas laporan Nelayan pesisir Dabo Lama, Kebun niur dan Pasir kuning atas dugaan adanya kapal luar yang melakukan penangkapan ikan diwilayah perairan Kabupaten Lingga Provinsi kepri .
Untuk menindaklanjuti atas laporan masyarakat yang beraktivitas sebagai nelayan Tempatan, AKP H. Thomas Charles mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mengambil keputusan sendiri yang melanggar hukum bisa merugikan bagi kita sendiri.
Zainal Salahsatu warga ketua melayan Dabo lama menyampaikan dalam mediasi bersama kasat Polairud polres lingga AKP H Thomas Charles, atas dugaan adanya kapal luar yang melakukan aktivitas penangkapan ikan di wilayah perairan lingga yang menyebabkan kerugian besar bagi kita yang mengalami kerusakan pada alat tangkap kita seperti bubu ketam dan jaring ucap Zainal dalam mediasi tersebut.Tgl.26/01/2021
Senada yang di sampaikan Arifin Ketua Nelayan kebun niur dan ketua nelayan pasir kuning Idham Ismail, juga menyampaikan dalam aktivitas kapal tangkap ikan nelayan yang berasal dari luar lingga tersebut kerap menimbulkan dampak positif bagi kita nelayan lokal.
Dengan adanya Nelayan dari luar daerah kami selalu mengalami kerugian terutama pada alat tangkap kita berupa bubu ketam dan jaring yang mengalami rusak dan juga hilang apa bila Meraka beraktivitas di wilayah yang sama, dengan ulah mereka bisa membuat kita bertindak anarkis menangkap dan membakar kapal nelayan tersebut.ungkap mereka

Untuk menghindari adanya anarkis di tengah laut tersebut, Kasat Polairud lingga AKP H. Thomas Charles , bersama Kanit Gakkum satpolairud IPDA Akmal Pulungan, memberikan himbauan kepada para nelayan agar tidak mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan diluar hukum.
AKP H. Thomas Charles dalam mediasi bersama masyarakat nelayan yang dihadiri tiga ketua nelayan, Agar memberikan informasi koordinat lokasi apabila menemukan aktifitas yang merugikan dilaut.
Untuk menghindari kejadian anarkis seperti beberapa waktu tahun lalu di lingga pernah terjadinya pembakaran kapal nelayan yang di lakukan oleh nelayan Tempatan lingga berupa jaring pelintir dan juga pukat trol.
Kasat Polairud Lingga AKP H. Thomas Charles akan berkoordinasi bersama Intansi yang terkait di kabupaten lingga guna untuk mencegah terjadinya anarkis di tengah laut antara sesama Nelayan.tutup
Editor : Encek Taufik



