Vaksinasi COVID-19 Target 175 Nakes Untuk Kesehatan

Tulang Bawang (LINTASTODAY) – Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) mulai menjalani pelaksanaan vaksinasi COVID-19 . Puluhan puskesmas yang tersebar di Provinsi Lampung sudah sukses melaksanakannya, Minggu (14/02/2021).

Kepala UPTD Puskesmas Tulang Bawang 1, Arnan Jaya, SKM menuturkan, berbagai langkah persiapan untuk vaksinasi di Puskesmas Tulang Bawang 1 sudah dilakukan secara matang. Mulai dari pendataan para tenaga kesehatan (nakes) hingga persiapan peralatan.

“Untuk target jumlah 175 orang tenaga kesehatan. Mereka semua telah melakukan pendaftaran (ulang) dan sudah pula melakukan verifikasi,” kata Arnan saat dihubungi via telpon.

Vaksinasi covid-19 kepada nakes putaran pertama, 120 suntik, 42 tidak diberikan, 13 tunda dan putaran kedua 120 dan 13 susulan yang tertunda, ujar Arnan Jaya, SKM.

Ia melanjutkan, untuk saat ini vaksin masih disimpan di UPTD Gudang Farmasi, Puskesmas Tulang Bawang 1.

Rencananya, vaksin akan diambil secara bertahap menggunakan vaksin carrier sesuai dengan data sasaran saat H-1 pelaksanaan. Selanjutnya vaksin disimpan di cold chain yang ada di puskesmas untuk menjaga suhu vaksin di kondisi ideal agar kualitasnya tetap terjaga.

Para nakes yang menerima vaksin itu dilakukan secara tidak serentak. Menurutnya, hal itu penting dilakukan agar tidak mengganggu pelayanan puskesmas kepada masyarakat. Sehingga saat pelaksanaan vaksinasi pelayanan di puskesmas tetap berjalan seperti biasa.

“Kegiatan pelayanan tetap berjalan. Entah itu tracing maupun swab. Karena jadwalnya di Puskesmas Tulang Bawang 1 ini, Senin – Kamis pukul 09.00 – 11. 00 WIB. Untuk Jum’at – Sabtu pukul 08.00 – 10.00 WIB,” jelasnya.

Selain itu, katanya, nakes yang telah menerima sms blast dari pusat bukan berarti dia dipastikan dapat mengikuti vaksinasi COVID-19. Sebab, calon penerima vaksin masih harus melewati beberapa tahapan saat hari H pelaksanaan.

Pertama, mereka harus melakukan registrasi dan verifikasi di meja satu. Selanjutnya, sasaran diarahkan ke meja dua untuk tahapan skrining atau pemeriksaan kesehatan.

“Jika tahapan skrining lolos, sasaran kemudian menuju ke meja ketiga untuk proses penyuntikan vaksin,” tegasnya.

Seusai proses vaksinasi di meja tiga, penerima vaksin kemudian menuju ke meja empat. Di sana, penerima vaksin dilakukan pencatatan.

Di meja ini pula petugas akan mempersilahkan sasaran untuk menunggu 30 menit sebagai antisipasi bila ada KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).

Vaksin ini merupakan salah satu upaya pencegahan, disamping upaya-upaya lainnya dan jangan khawatir, jika sampai waktunya, masyarakat tidak perlu takut untuk di vaksinasi dan nggak ada efek apa-apa kok.

Semoga upaya kita dengan dilakukan vaksinasi covid19 ini, kita akan terlindungi dari bahayanya penyakit Covid19 ini, tegas Arnan Jaya, SKM.

Lanjut Arnan Jaya, SKM. Kepala UPTD Puskesmas Tulang Bawang 1, menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungannya dari TNI dan Polri dalam hal melaksanakan vaksinasi ini, dimana TNI dan Polri telah membantu dari sisi pengamanan dan keamanan vaksin.

Kemudian kami berharap kepada TNI dan Polri kedepannya karena kita saat ini vaksinasi hanya dilakukan khusus untuk tenaga kesehatan tetapi pada tahap-tahap berikutnya akan dilakukan ke masyarakat, pelaksanaan di masyarakat nantinya pasti banyak kendala.

Karena kita tahu pemahaman tentang vaksinasi belum semuanya merata, khususnya Puskesmas Tulang Bawang 1 berharap bantuan dari TNI dan Polri melalui Babinsa dan Babinkamtibmas untuk memberikan edukasi ke masyarakat sehingga nantinya menyadari bahwa vaksinasi ini penting untuk dilaksanakannya, ujar Arnan.

Reporter : Asep Supriatna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *