Pesawaran (LINTASTODAY)--Kepala desa atau sebutan lain sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 84 Tahun 2015 Tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa, adalah pejabat Pemerintah Desa yang mempunyai wewenang, tugas dan kewajiban untuk menyelenggarakan rumah tangga desanya, Senin (15/02/2021).

Jalan desa adalah jalan yang dapat dikategorikan sebagai jalan dengan fungsi lokal di daerah pedesaan. Arti fungsi lokal daerah pedesaan. Sabtu (13/02/2021).
Jalan Kabupaten yang melintasi desa masih kurang layak dan butuh perhatian dari pemerintah pusat dan daerah.

Sebagai penghubung antar desa atau ke lokasi pemasaran sebagai penghubung hunian/ perumahan sebagai penghubung desa ke kecamatan/ kabupaten/provinsi manfaat ditingkatkan/dibangunnya jalan desa untuk masyarakat pedesaan.
Memperlancar hubungan dan komunikasi dengan tempat lain, mempermudah pengiriman sarana produksi ke desa, mempermudah pengiriman hasil produksi ke pasar, baik yang di desa maupun yang di luar meningkatkan jasa pelayanan sosial, termasuk kesehatan, pendidikan, dan penyuluhan.

Pembangunan jalan didaerah pedesaan selain perlu memperhatikan aspek teknis konstruksi jalan, juga perlu memperhatikan aspek konservasi tanah.
Pemilihan trase jalan untuk mengurangi masalah lingkungan perlu dilakukan misalnya dengan mengurangi galian dan timbunan bilamana mungkin.

Tak lain halnya Pemerintahan Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran lagi gencar-gencar pembangunan desa untuk maju dari desa tertinggal.
Dalam pelaksanaan pekerjaan fisik antara lain, pembangunan jalan Lapen, Pembuatan gorong-gorong dan draenase, semua pekerjaan sudah sesuai RAB dan anjuran pemerintah pusat, ujarnya.
Semenjak kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Tunggal selama menjabatnya, mengalami banyak perubahan baik di bidang pelayanan maupun bidang pembangunan.
Untuk pelayanan, kecuali hari libur, kantor desa Sidodadi selalu buka setiap harinya. Sedangkan untuk pembangunan, kades Tunggal telah membangun puluhan kilo meter jalan paping Blok, draenase, serta masih banyak lagi pembangunan yang sudah ia dilaksanakan.
Dana Desa tahun 2020 Sidodadi pembangunan Draenase yang di Dusun 1 158 m x 4 M dan di dusun 2 pekerjaan Paping Blok 35m x 1.5 m dan draenase 35m x 1.5 m, ujar Tunggal.
Alhamdulilah hasil monev (monitoring evaluasi) dari pihak kecamatan dan inspektorat kabupaten di desa Sidodadi Kecamatan Teluk Panda Kabupaten Pesawaran tidak ditemukan kejanggalan dalam pengelolaan dan administrasi dana desa tahun 2020.
Selain itu, masih menurut kades Sidodadi Tunggal, pelaksanaan padat karya melalui DD juga terus ia laksanakan. “Kami juga selalu melaksanakan kegiatan padat karya, yang juga menjadi progam utama dari DD,” tambahnya.
Selain kegiatan fisik dana desa juga di gunakan untuk kegiatan pencegahan covid 19 dan kegiatan pemberdayaan masyarakat, tegasnya.
Terkait dana desa adanya virus corona masyarakat yang terdampak covid-19 melalui himbau pemerintah pusat dan daerah, desa Sidodadi melalui dana desa telah menyalurkan BLT-DD untuk membantu kepada masyarakat yang terdampak covid-19 dan ada juga bantuan pemerintah melalui Kemensos.
Hasil data yang diterima ke Desa Sidodadi bahwa tahap pertama 155 KK (Kepala Keluarga) / KPM (Kelompok Penerima Manfaat, Rp.1.800.000 dan tahap kedua 155 x Rp 900.000 dan tahap ketiga 155 x Rp.900.000.
Atas laporan aparatur desa dan semua jajaran yang terlibat untuk penanggulangan adanya Pandemi Covid-19 yang mana dampaknya sangat besar bagi masyarakatnya, sudah terealisasi dengan baik dan langsung diterima masyarakat.
Selain BLT-DD masyarakat Desa Sidodadi menerima bantuan seperti, PKH, BPNT, BST dan lainnya, agar meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat dan terhindar dari kemiskinan.
Meski Desa Sidodadi sudah terlihat kemajuannya, kades Tunggal tetap mengajak warganya untuk terus bersama-sama membangun, serta memajukan desanya tersebut.
Syukur alhamdulilah pemerintahan desa Sidodadi mempunyai aparturnya yang profesional dan cepat dalam penanganan dalam bidang masing-masing, namun hal itu dapat teratasi.
Pemerintahan desa Sidodadi selalu berkoordinasi dengan Kecamatan hingga Kabupaten, alhamdulillah juga dari lintas sektoral banyak mendukung di desa diantaranya BSPS/Bedah Rumah yang kita kenal dari PUPR, Drainase, MCK Individual dari Perkim” ucap Tunggal.
Lanjut Tunggal (Kades) Sidodadi, mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak Presiden RI, Jokowi, Gubernur Lampung dan bupati Lampung Pesawaran yang membantu pembangunan desa Sidodadi menjadi desa maju.
Tak luput juga saya sampai terimakasih kepada perangkat desa, Babinsa dan bhabinkamtibmas dan semua perangkat, tokoh masyarakat, tokoh Agama, tokoh pemuda-pemudi yang sudah membantu dalam menjalankan roda pemerintahan desa Sidodadi ini.
Reporter : Asep Supriatna
