LintasToday – Lingga . Berbagai informasi yang beredar dari masyarakat setempat Desa sungai buluh maupun masyarakat luar terkait kapal Paragon dan kapal Moncong yang berlabuh di alur masuk pintu sungai buluh yang sudah sekian tahun lamanya.
Rama selaku ketua LMS GALAKSI Kabupaten lingga saat di temui awak media di lapangan menyampaikan , atas keluhan berbagai masyarakat tersebut yang mempunyai aktivitas sebagai nelayan tersebut memang sangat merasa terganggu atas berlabuhnya kapal tersebut bisa membuat musibah bagi masyarakat sungai buluh nantinya.
” Luas nya alur masuk sungai buluh kurang lebih sekitar 30meter sementara kapal Paragon bekas kapal hisap tambang timah nya tersebut lebarnya kisaran belasan meter dan bahkan kapal tersebut udah mulai agak miring kesebelas kanan di perkirakan kapal tersebut ada yang bocor dan jika ini terjadi yang tidak kita inginkan terjadi tumbang nya kapal ke sebelah kanan tersebut habis sudah mata pencaharian masyarakat sungai buluh.ucap Rama

Selanjutnya ketua Galaksi Rahma menyampaikan aktifitas masyarakat sungai buluh selain nelayan juga ada buruh bongkar muat semen dan berupa alat bangunan yang lain di pelabuhan itu , nah jika kapal milik pak Iksan itu tumbang sebelah kanan semua pintu masuk akses ke pelabuhan sungai buluh lumpuh total bagi kapal berkapasitas ratusan ton seperti kapal yang sering bratipitas membawa semen dan dll.
Disini selaku ketua Galaksi kabupaten lingga, Rahma menegaskan kepada pihak pemerintah kabupaten lingga untuk mengambil sikap agar bisa membantu kan penyelesaian kasus ini. Karna dari pihak pengangkutan penyalur BBM dari pulau tersebut merasa terganggu dengan adanya kapal Paragon tersebut. Tutup Rama

Selanjut disampaikan Hendra cipta selaku kepala dusun 1 desa sungai buluh kecamatan Singkep barat, juga menyampaikan tas keluhan warganya tentang kaberadaan kapal Paragon tersebut selalu menghambat aktifitas masyarakat sungai buluh .ucap kadus
” Beberapa waktu lalu kapal bermuatan semen dan peralatan bahan bangunan dll berkapasitas ratusan ton beberapa kali pernah mengalami kesusahan untuk memasuk pintu alur sungai buluh ini dikarenakan kapal Paragon tersebut membuat ruang gerak kapal yang beraktivitas keluar masuk sering terganggu apa lagi di saat air sungai sedang surut . Ucap kadus 1

Saya selaku kepala dusun 1 Desa sungai buluh berharap kepada pihak pemilik kapal Paragon tersebut dapat memindahkan kapal tersebut ketempat lain guna untuk keselamatan bagi pengguna pompong nelayan dan juga kapal yang lain.tutup
Untuk saat ini pemilik kapal Paragon belum bisa di hubungi guna untuk keterangan hak jawabannya , sehingga berita ini diterbitkan.
Editor : Encek Taufik



