Hampir Setengah Bulan Listrik Padam Bergilir di Desa Posek, Warga Desak PLN Jangan Diam

Lintastoday – LINGGA — Kepulauan Riau – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di wilayah Posek, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mulai menuai keresahan serius di tengah masyarakat.

Ahong Tan selaku tokoh masyarakat setempat menyampaikan, Gangguan listrik disebut telah berlangsung hampir setengah bulan dan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, pelayanan pemerintahan, hingga fasilitas kesehatan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan besar: sampai kapan masyarakat harus bertahan dengan kondisi listrik yang tidak stabil?

Keluhan tokoh Ahong tan sekaligus masyarakat Posek. Ia meminta PLN tidak hanya memberikan informasi mengenai kerusakan mesin, tetapi juga menyampaikan secara terbuka langkah konkret dan target waktu normalisasi listrik kepada masyarakat.

Menurutnya, masyarakat sebenarnya dapat memahami apabila memang terjadi kerusakan mesin. Namun, yang menjadi persoalan adalah minimnya kepastian mengenai kapan persoalan tersebut dapat diselesaikan.

“Kalau memang mesin rusak parah, seharusnya ada penjelasan dan rapat supaya masyarakat memahami kondisinya. Kami tahu PLN memiliki tiga mesin, tetapi kenapa hanya satu yang bagus. Ini harus menjadi perhatian serius,” ujar ahong

Ahong juga manyampaikan persoalan gangguan mesin PLN bukan baru terjadi dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, gangguan serupa sudah dirasakan masyarakat sejak sebelum bulan Ramadan dan kembali terjadi hingga saat ini.

Yang paling mengkhawatirkan, kata dia, adalah dampaknya terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.ujarnya Senin 14 September 2026

Puskesmas Posek yang telah memiliki bangunan cukup representatif tetap membutuhkan pasokan listrik yang stabil untuk menunjang pelayanan, terlebih ketika menghadapi pasien dalam kondisi darurat.

“Bagaimana kalau ada warga yang mengalami kondisi gawat darurat, sesak napas atau membutuhkan perawatan medis lainnya? Semua membutuhkan penerangan dan listrik,” cetus ahong dengan nada kesel saat di konfirmasi media ini

WARGA BUTUH KEPASTIAN, BUKAN SEKADAR KABAR
Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan bahwa PLN masih menunggu kedatangan mesin baru dari Tembilahan.

Namun, persoalan kembali muncul karena masyarakat belum mendapatkan kepastian kapan mesin tersebut tiba dan kapan sistem kelistrikan di Posek dapat kembali normal.

Kondisi tersebut membuat warga mempertanyakan keseriusan penanganan gangguan listrik di wilayah mereka.

Jika memang mesin pengganti sedang dalam proses pengiriman, PLN dinilai perlu menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat: kapan mesin tiba, kapan dipasang, dan kapan listrik dipastikan kembali normal.

Sebab, listrik bukan sekadar kebutuhan rumah tangga.

Listrik berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan, pendidikan, komunikasi, kegiatan ekonomi, pelayanan pemerintahan, serta keselamatan masyarakat.

PLN DIMINTA JANGAN BIARKAN WARGA MENUNGGU TANPA KEPASTIAN
Masyarakat berharap PLN ULP setempat segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Warga juga meminta agar apabila pemadaman bergilir memang tidak dapat dihindari, PLN memberikan jadwal pemadaman yang jelas sehingga masyarakat dapat mempersiapkan diri.

Transparansi informasi dinilai penting agar tidak muncul keresahan dan spekulasi di tengah masyarakat.

Jangan sampai masyarakat hanya menerima kabar bahwa “mesin sedang ditunggu”, tetapi tidak pernah mendapatkan kepastian kapan listrik kembali normal.

Hingga rilis ini dibuat, pihak PLN ULP setempat sebagaimana diberitakan sumber awal belum memberikan keterangan resmi mengenai jadwal pasti normalisasi listrik di wilayah Posek.

Masyarakat pun menunggu tindakan nyata.

Karena bagi warga Posek, listrik bukan kemewahan. Listrik adalah kebutuhan dasar yang menyangkut kehidupan sehari-hari dan pelayanan publik.

Melawan lupa, mengawal kepentingan masyarakat.

Dewan redaksi: Taufik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *