KMP Batu Mandi Terbakar di selat Sunda, Evakuasi Penumpang Masih Berlangsung

Lintastoday – CILEGON, BANTEN — Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi dilaporkan mengalami kebakaran di perairan Selat Sunda, tepatnya di belakang Pulau Kecil Merak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Informasi tersebut disampaikan melalui pemberitaan media AnalisaSiberNews.com. Hingga berita ini disusun, proses evakuasi masih berlangsung, sementara jumlah korban dan penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti.

Kabidhumas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, menyampaikan bahwa tim gabungan masih melakukan upaya evakuasi di lokasi kejadian.

“ Saat ini, proses evakuasi masih berlangsung. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Banten tengah melakukan upaya evakuasi di lokasi kejadian,” ujarnya.

Menurut Maruli, pihak terkait juga masih melakukan pendataan terhadap jumlah korban serta penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran yang menimpa kapal penumpang tersebut.

“Hingga saat ini, jumlah korban maupun penyebab kebakaran masih dalam proses pendataan dan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Petugas Masih Lakukan Pendataan

Pihak berwenang menegaskan bahwa perkembangan situasi, termasuk informasi mengenai kondisi penumpang dan penyebab kebakaran, akan disampaikan setelah data resmi diperoleh dari petugas di lapangan.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik, mengingat KMP merupakan salah satu sarana transportasi laut yang digunakan masyarakat untuk melakukan perjalanan antarpulau.

Masyarakat diimbau untuk menunggu informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait jumlah korban maupun kronologi kejadian.

Lintastoday akan terus memantau perkembangan peristiwa ini berdasarkan informasi resmi dari pihak terkait.

Dewan redaksi: Taufik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *