Exco Partai Buruh: Sejahterakan Upah Buruh dan Perhatikan Nelayan di Kabupaten Lingga




Lintastoday – Kepulauan Riau – Lingga-Partai Buruh berikan dukungan kepada Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati Daerah Kabupaten Lingga Nomor Urut 2 H.Alias Wello – H.Muhammad Ishak (Awe-BISA) di Pilkada 2024.

Dukungan itu secara resmi di ucapkan ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Lingga Christophorus Mercurius saat menyampaikan orasi kampanye perdana Awe-BISA dilokasi wisata Desa Batu Berdaun disebuah Cafe, Minggu (13/10/2024).

Dihadapan ratusan kaum perempuan emak-emak disaksikan Calon Bupati Lingga Alias Wello.
Chris Mercurius mengatakan, demi terwujudnya kesejahteraan buruh dan seluruh masyarakat kabupaten lingga kami partai buruh menyatakan dan memberi dukungan kepada Paslon nomor urut 2. H.Alias wello dan H. Muhammad Ishak (Awe-BISA) maju sebagai bupati lingga 2024.

Ia juga mengungkapkan, bila nanti Alias Wello terpilih menjadi Bupati, kita dari Partai Buruh meminta Bupati dapat mensejahterakan masyarakat terutama para pekerja atau buruh yang ada di kabupaten lingga.

Sebab menurut Chris dengan jumlah angka pengangguran yang meningkat, disamping sulitnya mendapatkan pekerjaan.

Sampai hari ini, pekerja atau buruh di kabupaten lingga jauh dari kata layak, rata-rata upah mereka dibawah standar Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Pekerja sangat berharap dan mengantungkan nasibnya pada pemimpin yang memang pekerja keras seperti, Alias Wello, yang betul-betul dapat memikirkan nasib pekerja buruh dengan membukakan lapangan pekerjaan.

Saya mewakili seluruh pekerja buruh yang ada di lingga juga berharap Alias Wello dan Muhammad Isha, terpilih memimpin kabupaten lingga agar dapat memikirkan nasib mereka.

“Jujur saya katakan jika Alias Wello dan Muhammad Ishak diamanahkan masyarakat menjadi pemimpin di negeri berjuluk Bunda Tanah Melayu. Saya lah orang pertama yang akan menyuarakan hak-hak kaum buruh,”ujarnya

Selain upah layak, Chris juga meminta perhatikan nasib para nelayan di lingga, dari sekian ribu yang terdaftar BPJS ketenagakerjaan, masih ada yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan.

“status KTP nelayan perikanan tetapi tidak mendapatkan jaminan tersebut,”ungkapnya

Persoalan seperti itu sering kita dapatkan dari banyaknya pengaduan yang masuk melalui Serikat Pekerja.

“Baru-baru ini seorang nelayan meninggal dunia karna sakit tidak mendapatkan hak kematiannya, disebabkan nelayan tersebut tidak terdaftar dalam program BPJS ketenagakerjaan dan sampai saat ini kita belum mendapatkan jawabannya,”beber Christophorus

Sering kita mengunjungi desa-desa, para nelayan yang mendapatkan BPJS ketenagakerjaan juga tidak memahami apa itu BPJS ketenagakerjaan dan bagaimana mekanismenya, akibat kurangnya sosialisasi dan pengetahuan mereka tentang BPJS. Sehingga mereka menganggap bahwa itu identitas mereka yang baru layaknya seperti KTP.

“Jadi harapan kami dan para buruh di lingga pak Awe, jadi bupati harus menempatkan orang-orang yang berkompeten di bidangnya untuk menuntaskan persoalan tersebut,jangan orang buta dipimpin oleh orang buta,”ujar Chris

Ditengah orasi tentang upah layak dan jaminan BPJS ketenagakerjaan Christophorus Mercurius biasa di sapa Amir menyuarakan Yel-yel.

“Pilih siapa? Awe Bisa! Nomor berapa? Dua! Awe-Bisa! Menang,.menang,.menang,”ucap serentak emak-emak dengan suara lantang

Luar biasa, begitu semangat dan antusiasnya masyarakat dari kaum emak-emak menghadiri kampanye Awe-BISA, masih bertahan ditempat duduknya.

Pesan Chris kepada emak-emak kalau ada keluarga bapak ibu atau suaminya nelayan, tolong dikabarkan.

“kita siap membantu untuk mengecek apakah terdaftar sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan atau tidak, kita sebagai warganegara punya hak untuk mendapatkan jaminan itu, baik dari pemerintah provinsi juga pemerintah daerah “tutupnya

Penulis: zainudin
Editor: E. Taufik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *