Lintastoday – Kepulaun Riau – Lingga – Kampanye Dialogis di Desa Rejai, Kecamatan Bakong Serumpun, dalam kampanye tersebut, calon wakil bupati lingga Ir. H. Muhammad Ishak, menyampaikan visi dan misi. Selasa 20/11/2024
Antusias ini membuktikan masyarakat ingin perubahan kepemimpinan untuk Lingga Lebih Maju. “Orang Rejai pasti tahu siapa yang akan dipimpin tanggal 27 Nopember, nanti. Orang Rejai pasti ingin ada perubahan segala bidang untuk Lingga lebih baik, Untuk Lingga Lebih Maju,” kata Muhammad Ishak yang disambut “benar” dari ratusan warga yang hadir dalam kampanye.
Melihat semangat warga yang ingin ada perubahan di Kabupaten Lingga, Ishak, kemudian memaparkan visi misi AWe-BISA yang terangkum dalam program strategis, program unggulan dan program kerja 100 hari.
“Kami dari Paslon nomor urut dua akan berusaha sekuat tenaga meningkatkan perekonomian agar perekonomian masyarakat meningkat,” sebut pria yang akrab di sapa Datok Ishak ini.
Ishak juga meyakinkan masyarakat beberapa usulan dan masukan yang diminta masyarakat Rejai sudah termasuk dalam program-program kerja AWe-BISA. Dengan sedikit bercanda Ishak memastikan usulan masyarakat akan diakomodir bila Pasangan AWe-BISA diberi amanah memimpin negeri yang berjuluk Bunda Tanah Melayu ini.
” Pokoknya sudah dicantumkan dalam program. Berbagai usulan yang bapak ibu sampaikan akan diakomodir bila kami diberi amanah. Kecuali kalau mau nambah Nini, mengobati penyakit malas, memang tidak ada,” kata Ishak yang disambut gelak tawa masyarakat.
Setelah Ishak selanjutnya, orasi kampanye disampaikan, tokoh masyarakat Senayang Mustazar yang merupakan Wakil ketua Tim Pemenangan AWe-BISA.
Dalam orasinya Mustazar, mengatakan, berbagai prestasi yang pernah diraih Alias saat memimpin Kabupaten Lingga. Salah satunya adalah keberhasilan memekarkan Kecamatan Senayang menjadi empat kecamatan.
“Pak Awe adalah sosok pemimpin yang visioner yang akan membawa perubahan di Kabupaten Lingga,” ucap Mustazar menegaskan Paslon AWe-BISA dapat membawa perubahan untuk Lingga Lebih Maju.
Editor: E. Fik




