Ketua Melayu Raya Zuhardi, Sekaligus Jurkam Paslon No Urut-02: Ajak Warga Senayang Lawan Intimidasi




Lintastoday – Kepulauan Riau – Lingga – Kampanye akbar di Kecamatan Senayang, Juru Kampanye (Jurkam) Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lingga, Alias Wello-Muhammad Ishak (AWe-BISA), Zuhardi, mengajak masyarakat Senayang untuk melawan intimidasi yang dilakukan oknum oknum pejabat yang tidak bertanggungjawab.

Intimidasi adalah perbuatan oknum yang tidak ingin ada kemajuan demokrasi di Kabupaten Lingga.Demokrasi bukan harus ditakut-takuti. Intimidasi dapat merusak demokrasi. Kalau ada intimidasi berarti tidak perlu ada Pilkada,” tegas pria yang akrab disapa Juai ini.

Untuk itu, masyarakat harus berani melawan intimidasi, jika tidak ada keberanian untuk melawan intimidasi, maka pembangunan di Kabupaten Lingga tidak akan maju.

Saya yakin orang Senayang pemberani. ayo kita lawan bersama siapapun yang intimidasi kita Intimidasi kembali,” tegas Zuhardi yang disetujui masyarakat yang hadir.

Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat yang terpuruk saat ini, menjadi alasan mudahnya masyarakat untuk diintimidasi. Ditakuti dengan tidak akan diterima menjadi tenaga honor atau akan diberhentikan dan tidak akan menerima bantuan dari pemerintah selalu diucapkan oknum untuk mempengaruhi pilihan di Pilkada Lingga.

“Itu karena apa, karena pemerintah tidak mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Kalau ada lapangan pekerjaan lain, saya yakin sedikit dari masyarakat yang ingin menjadi tenaga honor,” ucapnya.

Zuhardi mengajak, masyarakat untuk tegas dalam menentukan pilihan. Nasib Kabupaten Lingga untuk lima tahun mendatang ada ditangan masyarakat sendiri.

“Apa mau seperti ini terus, apa tidak ingin perubahan, ” tanya Zuhardi.



Dalam orasinya Zuhardi juga, membeberkan, dugaan korupsi yang dilakukan sebagai di Kabupaten Lingga. Rekaman video “bagi-bagi duit APBD dan dugaan korupsi Bonsai disebut Zuhardi salah satu penyebab kemiskinan di Lingga.

“Ini bukan fitnah saya ada miliki rekamannya, saya sudah tantang untuk mendengarkan bersama, di Polres, Polda, Kejari, Kejati bahkan sampai di KPK, namun hingga saat ini belum mendapat respon,” terangnya.

Berdasarkan hal tersebut, Zuhardi secara tegas meminta masyarakat untuk memilih pasangan AWe-BISA yang memiliki rekam jejak yang baik dan teruji. “Kita setuju untuk perubahan di Kabupaten Lingga. Kita setuju AWe-BISA memimpin Lingga,” kata Zuhardi.

Kampanye Akbar AWe-BISA dihibur dengan artis dangdut, Kiki DA yang memeriahkan kampanye. Masyarakat Senayang ikut bergoyang bersama Kiki yang membawakan beberapa lagu dangdut. (Tir)

Editor: E. Fik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *