Lintastoday – Kepulauan Riau – Lingga – Beberapa warga desa tanjung harapan kecamatan Singkep, mempertanyakan langkah pekerjaan pemasangan pipa air bersih yang pada saat ini belum diketahui pasti penyebab utama pekerjaan program air bersih ini sampai dimana progres pembangunan nya.
Menurut sumber yang merupakan tokoh masyarakat setempat melalui via Whatsap, pekerjaan program air bersih tersebut sudah masuk ampir 1 tahun terbengkalai tidak di lanjutkan pekerjaan tersebut sehingga pipa tersebut berdiri tegak di halaman rumah masyarakat
“pada waktu itu pekerjaan ini yang di kerjakan oleh kontraktor bernama Teni, dan anggaran tersebut merupakan anggaran pokir dari anggota DPRD lingga dan saya pun tidak tau anggaran pokir milik DPRD dari fraksi partai Nasdem, berapa anggaran tersebut kita juga ngak tau dari mana.ucap warga setempat yang ngan namanya di publikasikan di media ini. Kamis 9 Januari 2025
Tidak hanya disitu aja, media ini lansung turun kelapangan guna untuk meninjau kembali pekerjaan tersebut. Dari hasil lapangan media ini menemukan pipa yang berdiri diri tegak lebih kurang 1 meter sisa pipa yang belum tertanam
“menurut warga di sekitar lokasi, pipa air ini kurang lebih ampir 1 tahun pak seperti ini trus, ntah kapan di kerjakan kembali kamipun ngak tau. Ucap warga di lokasi rumah tersebut
Media ini juga mendatangi kantor Desa Tanjung Harapan pada hari Rabu pukul 10:12 pagi, guna untuk mempertanyakan program pemasangan pipa air bersih tersebut, Namaun sayang kadis tersebut tidak ada di kantor, dikarenakan ada dilapangan dalam kegiatan pangan
“sehingga media ini melanjutkan konfirmasi melalui WhatsApp, dan di respon Irwansyah selaku kades tanjung harapan. Iwan menjelaskan pekerjaan tersebut dengan anggaran APBD dari anggaran pokir pak Rio selaku anggota DPRD kabupaten lingga pada tahun anggaran 2023. Dan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut yang di lakukan oleh saudre teni. Ucap kades
Yang bersangkutan pemilik program dan juga pelaksanaan pekerjaan, belum dapat di hubungi media ini, sehingga berita ini kami tayangkan. (Red)
Editor: E. Fik




